Youth Corner
WAYAN SUNARTA Adalah penyair Bali yang lahir di Denpasar, 22 Juni 1975. Menamatkan studi Antropologi Budaya di Fakultas Sastra Universitas Udayana. Menulis puisi, cerpen, feature, esai, ulasan seni rupa dan novel. Sejumlah tulisannya sering dimuat media massa daerah dan nasional.

Buku kumpulan cerpennya: Cakra Punarbhawa (Gramedia, 2005) dan Purnama di Atas Pura (Grasindo, 2005).

Buku puisinya: Pada Lingkar Putingmu (Bukupop, 2005), Impian Usai (Kubu Sastra, Agustus 2007) dan Malam Cinta (Bukupop, Desember 2007).

Tahun 2007 ia dianugerahi penghargaan Widya Pataka oleh Gubernur Bali atas dedikasinya dalam dunia sastra di Bali. Kini, ia bergiat di Yayasan Metropoli Indonesia sebagai koordinator program seni/budaya untuk anak-anak desa.

Puisi-puisinya yang masuk dalam Keranda Emas, Antologi 21 Penulis Bali yaitu:
Gelegak Tuak
Liang Mata Si Mati
Tiga Puluh Tiga Dupa Menyala
Cenaku
Langit Akhir
0 Responses

Post a Comment